Liputan6.com, Jakarta - Ketika bulan Ramadan tiba, masyarakat Banten selalu berburu takjil khas yang hanya muncul di waktu-waktu tertentu, salah satunya adalah ketan bintul.
Kuliner tradisional Banten ini bukan sekadar jajanan biasa, melainkan sebuah warisan kuliner yang telah ada sejak abad ke-16, dikenal sebagai santapan favorit para sultan di Kesultanan Banten. Ketan bintul merupakan hidangan sederhana namun kaya rasa, terdiri dari ketan yang ditanak hingga pulen, kemudian ditaburi dengan serundeng, yakni kelapa parut yang disangrai bersama berbagai rempah-rempah khas Nusantara.
Tidak ada komentar