Kemenkes Ungkap Kendala Layanan Cuci Darah Lewat Perut di Daerah

Kemenkes Ungkap Kendala Layanan Cuci Darah Lewat Perut di Daerah

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bahwa layanan cuci darah lewat perut atau CAPD masih sangat minim, yakni berada di bawah 0,1 persen dibandingkan dengan metode hemodialisis (HD). Salah satu perbedaan dua metode ini adalah CAPD bisa dilakukan di rumah, sementara HD mengharuskan di rumah sakit.

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Lucia Rizka Andalusia menuturkan, tantangan besar metode ini adalah jangkauan geografis.

Tidak ada komentar

Baca selengkapnya