jpnn.com, BANJARBARU - Keluarga Juwita (23), jurnalis yang menjadi korban pembunuhan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mengapresiasi penyidik Detasemen Polisi Militer Pangkalan TNI Angkatan Laut (Denpomal) Banjarmasin yang bekerja keras mengusut yang diduga kuat pelakunya adalah oknum TNI AL berinisial Kelasi Satu J.
“Penyidik sudah memanggil pihak keluarga korban sebanyak dua kali untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) guna mendalami kasus,” kata kuasa hukum dari pihak keluarga, Muhamad Pazri, setelah memenuhi panggilan penyidik di Denpomal Banjarmasin, Rabu.
Tidak ada komentar