Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang memutuskan menerapkan tarif timbal balik atau tarif resiprokal berdampak ke bursa saham AS atau wall street. Kapitalisasi pasar indeks S&P 500 turun USD 5 triliun atau sekitar Rp 33.352 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.676) hanya dalam dua hari.
Mengutip CNBC, Sabtu (5/4/2025), pada penutupan perdagangan Jumat, 4 April 2025, indeks Dow Jones merosot 2.231,07 poin atau 5,5 persen ke posisi 38.314,86. Indeks S&P 500 terpangkas 5,97 persen menjadi 5.074,08. Indeks Nasdaq susut 5,82 persen ke posisi 15.587,79.
Tidak ada komentar