Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan koreksi pada awal sesi perdagangan saham Senin, 8 Juni 2026. Tekanan yang terus membayangi IHSG membuat investor perlu lebih selektif dalam menentukan strategi investasi.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Hari Rachmansyah, menilai secara fundamental IHSG masih menghadapi tekanan cukup berat sepanjang pekan 8-12 Juni 2026. Dia menuturkan, sejumlah indikator makroekonomi dan aliran dana asing menunjukkan bahwa sentimen pasar belum sepenuhnya membaik.
Tidak ada komentar