Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mengalami tekanan pada pekan kedua Februari. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tipis 0,38 persen pada 14 Februari 2025 namun masih mengalami pelemahan 1,54 persen dibanding penutupan pekan lalu di posisi 6,742.
Pengamat pasar Modal sekaligus Founder Stocknow.id, Hendra Wardana mengatakan sentimen negatif datang dari berbagai arah, baik dari faktor global maupun domestik, membuat investor semakin waspada dalam mengambil langkah investasi. Dari sisi global, data inflasi Amerika Serikat yang lebih tinggi dari ekspektasi menjadi pemicu utama tekanan pasar saham.
Tidak ada komentar