Liputan6.com, Jakarta - OpenAI menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi untuk menghadapi pemilu 2026 di seluruh dunia. Mereka tak ingin disinformasi pemilu yang dihasilkan AI dapat membentuk opini publik dan memengaruhi kehidupan masyarakat.
Para peneliti baru-baru ini menemukan bahwa sistem AI generatif dapat menghasilkan informasi yang salah terkait pemilu ketika dipicu dengan cara tertentu, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang bagaimana AI dapat memengaruhi opini publik dan menyebarkan konten politik yang menyesatkan.
Tidak ada komentar