Liputan6.com, Jakarta - Penghentian sementara program makan bergizi gratis (MBG) di SMA Negeri 3 Batam memunculkan pandangan berbeda. Di satu sisi, pihak sekolah menilai program tersebut menyisakan persoalan pemborosan makanan dan mengganggu efektivitas pembelajaran. Namun di sisi lain, sejumlah siswa mengaku merasakan manfaat langsung dari program unggulan pemerintah tersebut dan berharap dapat kembali berjalan.
Seperti di SMAN 3 Batam. Hampir setiap hari terdapat antara 100 hingga 200 porsi makanan yang tersisa dan akhirnya tidak dikonsumsi.
Tidak ada komentar