Liputan6.com, Jakarta - Dinding di sudut Jalan ZA Pagar Alam, Kota Bandar Lampung, yang sebelumnya tampak biasa, kini berubah menjadi ruang penuh makna. Sejumlah seniman muda yang tergabung dalam Komunitas Nusantara Art Project mengabadikan potret istri dan anak almarhum Bripka Anumerta Arya Supena dalam sebuah mural, sebagai bentuk penghormatan atas gugurnya anggota intelijen Polda Lampung tersebut.
Mural itu dibuat tepat di lokasi Bripka Arya Supena mengembuskan napas terakhir setelah ditembak saat berupaya menangkap begal. Karya seni tersebut bukan hanya menjadi simbol duka, tetapi juga pesan moral bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi kriminalitas.
Tidak ada komentar