Liputan6.com, Jakarta Membuat DIY Christmas alias dekorasi Natal buatan tangan sendiri kini jadi tradisi baru yang digemari keluarga Indonesia. Alih-alih memborong pernak-pernik jadi yang harganya menguras kantong, makin banyak orang berkreasi dengan bahan sederhana yang ada di rumah. Sayangnya, kalau asal-asalan, hasilnya bisa cepat rusak, kurang rapi, dan malah terasa lebih mahal.
Memahami cara membuat DIY Christmas yang tepat penting supaya rumah tetap meriah tanpa bikin anggaran akhir tahun jebol. Dilansir dari Shopify, pasar kerajinan tangan global bernilai sekitar US$ 1,2 triliun pada 2025 dan diproyeksikan menembus US$ 2,9 triliun pada 2034, dengan pertumbuhan tahunan gabungan 10,2 persen. Artinya, hobi bikin dekorasi bukan cuma seru, tapi juga punya nilai ekonomi yang nyata.
Tidak ada komentar