Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Asia Pasifik anjlok pada perdagangan Kamis (3/4/2025). Bursa saham Asia Pasifik tersungkur usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberlakukan tarif timbal balik yang besar kepada lebih dari 180 negara.
Mengutip CNBC, dalam grafik yang diunggah di media sosial, Gedung Putih menunjukkan tarif efektif yang diklaim diberlakukan negara lain pada barang-barang AS termasuk manipulasi mata uang dan hambatan perdagangan.
Tidak ada komentar