Liputan6.com, Jakarta KH Ahmad Bahauddin Nursalim, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Baha, pernah menyampaikan pandangannya terkait praktik sholawat yang dilakukan secara berlebihan.
Menurut Gus Baha, meskipun sholawat merupakan bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad, penting untuk tetap menjaga keseimbangannya. Ia menekankan bahwa inti dari sholawat adalah pujian kepada Nabi, bukan sekadar memperbanyak permintaan pribadi.
Tidak ada komentar