Liputan6.com, Lampung - Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berada di Selat Sunda mengalami lima kali erupsi dalam kurun waktu kurang dari 12 jam, hingga Rabu (8/7/2026), pukul 10.00 WIB pagi ini. Hal itu diungkap petugas pos pantau Gunung Anak Krakatau, Muhammad Dika Nurzaman, Rioboniek Situmorang dan Deny Mardiono.
Berdasarkan data yang disajikan oleh Muhammad Dika Nurzaman dalam rentang waktu 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, Gunung Anak Krakatau sudah berulang kali meletus dengan amplitudo 24.4 hingga 26.1 mm.
Tidak ada komentar