REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat Sosial Politik Fachry Ali mengatakan, salah satu langkah pertama yang dilakukan Presiden ketiga Republik Indonesia B.J Habibie adalah mengubah Indonesia menjadi negara demokrasi. Menurutnya, langkah ini dilandasi oleh Habibie yang memahami sistem politik demokrasi dari barat.
Fachry mengatakan, salah satu hal yang diungkapkan Habibie adalah saat dirinya menjadi presiden, ia banyak mendapatkan laporan-laporan dari bawahannya. Namun, banyak informasi yang disampaikan tersebut saling bertentangan.
"Habibie mengatakan, maka satu-satunya jalan bagi saya, yaitu membuang semua informasi itu dan memerdekakan orang itu berbicara, dan karena itu saya tahu apa yang diinginkan rakyat tentang pemerintahan saya," kata Fachry, saat menjadi pembicara dalam Peringatan 85 Tahun Almarhum B.J Habibie, Jumat (25/6) malam.
Tidak ada komentar