Penjara Penuh, Banyak Preman Ditangkap tak Diproses Hukum

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Ali Mansur, Iit Septyaningsih

Sehari setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menelepon langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk membereskan masalah pungutan liar (pungli) di Terminal Tanjung Priok, 24 orang ditangkap aparat Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara bersama Unit Reskrim Polsek Cilincing. Efek domino pun terjadi di mana kemudian ribuan preman ditangkap oleh polisi di berbagai daerah.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Polisi Ahmad Ramadhan, pada Kamis (17/6), menyampaikan, pihaknya telah mengamankan sebanyak 8.217 orang dalam operasi pemberantasan aksi premanisme dan pungli. Namun, sebagian besar dari mereka dilakukan pembinaan dan sisanya dilanjutkan dengan penegakan hukum."Dari 34 polda terus melakukan tindakan dan operasi mengenai aksi premanisme dan pungli, totalnya untuk premanisme ada 4.107 dan untuk pungli ada 4.110 orang," ujar Ramadhan saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/6).Ramadhan melanjutkan, sebanyak 3.710 orang yang melakukan aksi premanisme dilakukan pembinaan dan sisanya masuk ke dalam proses penyidikan. Sedangkan, sebanyak 3.903 pelaku pungutan liar diberikan pembinaan dan sisanya dilanjutkan dengan proses hukum. Menurut Ramadhan, mereka yang diproses hukum karena telah melakukan pemerasan dan ancaman yang meresahkan masyarakat. Sementara, untuk pelaku yang dibina diberikan edukasi dan diarahkan untuk bekerja sesuai tugasnya dan tidak melakukan pungli."Pembinaan itu, misalnya, pungli ini kan ketika ada seorang yang menjadi juru parkir liar, itu pungli juga kan. Kita bisa melakukan pembinaan. Kalau emang dia juru parkir, ya kita jadikan yang sebenarnya, tapi tidak melakukan pungli lagi," tutur Ramadhan.Selanjutnya, Ramadhan mengatakan, untuk wilayah yang paling banyak mengamankan pelaku premanisme dan pungli ada di Pulau Jawa, seperti di wilayah Provinsi Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Hal itu, kata dia, selaras dengan jumlah penduduk di masing-masing wilayah.

Tidak ada komentar

Baca selengkapnya