Merdeka.com - Pemimpin Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi pada Senin (21/6) mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya karena melakukan aksi menentang junta untuk merayakan hari ulang tahunnya ke-76 tahun dengan menggelar protes bunga, ketika persidangannya atas sejumlah dakwaan pidana berlanjut.
Pemberontakan massal di Myanmar menentang kudeta militer pada 1 Februari dihadapkan dengan kekerasan dan kekejaman dari aparat yang telah menewaskan lebih dari 870 warga sipil, menurut kelompok pemantau lokal.
Tidak ada komentar