Merdeka.com - Seorang dosen dari sebuah universitas ternama di China diberhentikan sementara setelah melontarkan komentar kontroversial soal poligami, termasuk menganjurkan hubungan asmara guru-murid.
Bao Yonan, peneliti hukum dan dosen di Fakultas Ilmu Politik dan Hukum Universitas East China di Shanghai, diberhentikan sementara dari seluruh kegiatan mengajar dan sedang diselidiki oleh kelompok pegawai. Hal ini disampaikan komite Partai Komunis dalam sebuah pernyataan.
Tidak ada komentar