Suara.com - Jika sebelumnya orang berpikir sinar matahari (UV) dan polusi udara bisa sangat merusak kulit. Namun dokter kulit memastikan blue light yang dihasilkan ponsel, laptop dan layar gadget lainnya bisa berdampak serupa.
Hal ini dikonfirmasi VP of Research and Development, PT Paragon Technology and Innovation dr. Sari Chairunnisa. Ia mengatakan paparan blue light meskipun pengaruhnya sedikit untuk kulit, namun paparannya terlalu sering dan setiap hari menerpa kulit sehingga bisa merusak.
Tidak ada komentar