Suara.com - Firli Bahuri diduga pernah mendapat kiriman uang Rp 100 juta melalui rekeningnya, menjelang dilantik sebagai Ketua KPK. Transfer uang itu berkode "Uang Lebaran". Biaya sewa helikoter diduga lebih mahal.
DUA LAPORAN masuk ke meja Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi dan Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI, awal Juni 2021.
Tidak ada komentar