Suara.com - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyebut soal memilih Pancasila atau Alquran dalam tes wawasan kebangsaan sebagai syarat alih status pegawai KPK menjadi aparatur negeri sipil (ASN) merupakan pertanyaan yang berat.
Menurutnya, peserta TKW yang mendapat pertanyaan memilih Pancasila atau Al Quran dari asesor dikarenakan hasil indeks moderasi bernegara (IMB-68) dan profilingnya jeblok.
Tidak ada komentar