Merdeka.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku pernah berada di titik terendahnya selama berkarir di KPK. Saat itu terbesit pikiran tidak perlu lagi ada upaya memberantas korupsi.
Dalam perbincangannya bersama Anita Wahid sebagai Deputi Direktur Public Virtue Research Institute (PVRI) yang disiarkan melalui kanal YouTube Public Virtue Institute, kondisi terendah yang dirasakan Novel akibat negara abai dalam melindungi pejuang antikorupsi.
Tidak ada komentar