VIVA – Pernah mendengar seseorang menerima email dari lembaga terpercaya yang memintanya untuk mengganti password. Lalu, diberikan pranala atau tautan ke halaman tertentu yang juga jebakan.
Di halaman tersebut, Anda akan diminta mengisi informasi pribadi yang mereka butuhkan, lalu semua informasi itu berhasil mereka dapatkan. Keesokan harinya, isi rekeningnya perlahan ludes. Mengerikan sekali bukan? Atau justru yang lebih ekstrem berbentuk telepon dari lembaga terpercaya dengan alasan ingin survei atau lain sebagainya.
Tidak ada komentar