Liputan6.com, Jakarta - Nissan berencana untuk merampingkan jajaran mobil globalnya, dengan menghentikan produksi model-model kinerja rendah. Selain itu, pabrikan asal Jepang ini juga akan menerapkan teknologi penggerak berbasis kecerdasan buatan (AI), sebesar 90 persen di jajaran produknya dalam jangka waktu yang panjang.
Disitat dari economictimes, dalam sebuah pernyataannya, Nissan akan mengurangi jumlah modelnya dari 56 menjadi 45, seiring dengan upaya revitalisasi setelah bertahun-tahun mengalami gejolak.
Tidak ada komentar