Liputan6.com, Jakarta - Hyundai memperingatkan potensi kenaikan harga mobil di Amerika Serikat (AS), sebagai dampak langsung dari tarif impor baru yang diberlakukan oleh pemerintahan Donald Trump.
Padahal, pabrikan asal Korea Selatan ini baru saja menggelontorkan investasi sebesar USD 21 miliar atau sekitar Rp 332 triliun di AS demi memperluas operasional produksinya.
Tidak ada komentar