Liputan6.com, Jakarta - CEO Honda, Toshihiro Mibe, diminta mundur oleh para pendiri perusahaan, beberapa pekan setelah pengumuman pembatalan proyek tiga mobil listrik yang rencananya akan diluncurkan di Amerika Utara. Namun, sang pemimpin tersebut menolak dengan tegas desakan tersebut.
Disitat dari Carscoops, sebuah laporan mengungkapkan bahwa mulai akhir 2025, beberapa pensiunan eksekutif Honda, mulai bertemu untuk membahas masalah yang sedang terjadi di jenama asal Jepang tersebut.
Tidak ada komentar