Liputan6.com, Jakarta - CATL telah mengumumkan, jika baterai sodium-ion atau natrium-ion buatannya akan mulai diproduksi secara massal pada 2026. Teknologi ini digadang-gadang menjadi alternatif yang lebih murah sekaligus lebih stabil dibanding baterai berbasis lithium yang saat ini mendominasi pasar kendaraan listrik.
Chief Scientist CATL, Wu Kai menjelaskan bahwa pihaknya telah berhasil menyelesaikan sejumlah tantangan utama dalam proses manufaktur baterai sodium-ion.
Tidak ada komentar