Suara.com - Sebuah postingan Twitter juru bicara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ditandai dengan label "manipulasi media" setelah menyebarkan berita palsu.
Menyadur Sky News, Jumat (14/5/2021) Twitter telah memasang peringatan "manipulasi media" pada cuitan Ofir Gendelman, yang dibagikan dengan 97.000 pengikutnya.
Tidak ada komentar