Liputan6.com, Jakarta - Mata uang Rupiah sempat menyentuh level Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat (AS), seiring meningkatnya sentimen negatif dari luar maupun dalam negeri.
Di balik tantangan fiskal tersebut, Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) melihat adanya momentum emas untuk mempercepat proses industrialisasi dan kemandirian teknologi di dalam negeri.
Tidak ada komentar