Liputan6.com, Jakarta - Sony ZV-E10 II mengukuhkan posisinya sebagai standar baru bagi kamera mirrorless APS-C khusus kreator konten di tahun 2026, membawa lompatan teknologi yang masif di dunia vlogging tanah air. Keunggulan mutlak kamera generasi kedua ini terletak pada adopsi sensor 26.0MP Exmor R CMOS bergaya back-illuminated yang dipadukan dengan prosesor monster BIONZ XR, memberikan peningkatan performa pemrosesan 8x lebih cepat serta kemampuan merekam video 4K 60p dengan kedalaman warna internal 10-bit 4:2:2 yang sangat fleksibel untuk kebutuhan color grading sinematik.
Kamera ini dirancang untuk memberikan kemudahan penuh dalam pengoperasian berkat sistem Fast Hybrid AF dengan 759 titik deteksi fase berbasis AI yang mencakup pelacakan mata (Eye AF) instan untuk manusia, hewan, hingga burung. Didukung oleh ketersediaan fitur vlogging cerdas seperti Product Showcase Setting dan Cinematic Vlog Setting, kualitas audio superior dari mikrofon 3-kapsul internal, serta pasokan daya masif dari baterai NP-FZ100 yang mampu merekam video berkelanjutan hingga 195 menit, Sony ZV-E10 II seberat 292 gram ini menjadi mesin produksi konten portabel paling andal, responsif, dan bertenaga di kelasnya. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (20/5/2026).
Tidak ada komentar