Liputan6.com, Jakarta - Samsung Galaxy Tab Active 5 mengukuhkan posisinya sebagai standar emas untuk tablet rugged berukuran ringkas di tahun 2026. Berbeda dengan tablet konsumer yang rentan retak, Tab Active 5 dibangun untuk bertahan di garis depan; mulai dari debu proyek konstruksi, kelembapan gudang logistik, hingga guncangan di dalam kendaraan operasional darurat.
Keunikan utamanya yang paling dicari adalah fleksibilitas manajemen daya melalui baterai yang dapat dilepas pasang serta "No Battery Mode". Fitur ini memungkinkan tablet tetap hidup hanya dengan colokan kabel tanpa baterai di dalamnya, mencegah risiko baterai kembung jika perangkat harus terus menyala 24 jam sebagai panel kontrol atau navigasi kendaraan.
Tidak ada komentar