Liputan6.com, Jakarta - Setelah sekian lama berhasil bertahan di tengah badai lonjakan harga komponen global, raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung, dikabarkan tidak sanggup lagi membendung beban biaya produksi.
Mulai Juni 2026, sebagaimana dikutip dari GSMArena, Selasa (2/6/2026), konsumen harus bersiap menghadapi kenaikan harga yang cukup signifikan.
Tidak ada komentar