Liputan6.com, Jakarta - Peneliti keamanan siber dari SafeBreach menemukan teknik eksploitasi baru menargetkan asisten suara Google Gemini lewat fitur ringkasan notifikasi pesan.
Bernama Fake Context Alignment, teknik ini memungkinkan penyerang menyisipkan instruksi tersembunyi ke dalam WhatsApp, lalu Gemini menjalankannya tanpa sepengetahuan pengguna, sebagaimana dikutip dari Dark Reading, Jumat (5/6/2026).
Tidak ada komentar