Liputan6.com, Jakarta - Industri satelit dinilai sedang mengalami pergeseran paradigma besar-besaran dari sisi teknologi dan konektivitas.
Ketua Umum Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI), Risdianto Yuli Hermansyah, memaparkan bahwa masa depan konektivitas Indonesia tidak lagi hanya soal jangkauan sinyal, melainkan integrasi teknologi canggih seperti Direct-to-Device (D2D) dan konstelasi satelit orbit rendah atau Low Earth Orbit (LEO).
Tidak ada komentar