Liputan6.com, Jakarta - Indonesia berada di ambang revolusi digital besar yang diprediksi akan mengubah peta kekuatan ekonomi digital nasional. Kombinasi antara teknologi 5G dan kecerdasan buatan (AI) diproyeksikan tidak hanya meningkatkan kecepatan internet, tetapi juga menjadi mesin utama transformasi industri dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).
Presiden Direktur Ericsson Indonesia, Nora Wahby, mengungkapkan bahwa 5G adalah evolusi tertinggi dari teknologi seluler yang menawarkan keunggulan dalam hal efisiensi energi, kecepatan, dan latensi rendah.
Tidak ada komentar