Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak kenangan yang tersimpan di benak Ardhito Pramono saat syuting film horor komedi Gudang Merica karya sineas Imam Darto. Salah satunya, mengeksekusi adegan akhir film dengan lokasi di Cianjur, Jawa Barat. Kala itu, hujan deras selama dua hari plus ada kabar tanah longsor. Dua hari gagal syuting karena faktor cuaca tak membuat Imam Darto panik atau marah. Ia mencoba tetap tenang lalu memetakan sejumlah solusi alternatif agar syuting tidak molor. Berkaca pada hal ini, Ardhito Pramono mengagumi Imam Darto.
“Sangat takjub dengan cara beliau menghadapi semua masalah (dalam proses produksi) yang ada. Gue merasa kayak, wah gila, memang seharusnya sutradara se-fun ini membawakannya. Bagaimana cara dia menyelesaikan masalah, kelihatan banget Pak Darto memang di situ kelasnya. Masalahnya cukup fatal yakni cuaca pas kami syuting di Cianjur,” katanya dalam interviu eksklusif dengan Showbiz Liputan6.com di Gedung KLY Jakarta Pusat, belum lama ini. Tak semua orang bisa tenang di tengah badai masalah. Imam Darto salah satu yang bisa.
Tidak ada komentar