jpnn.com, JAKARTA - Usulan agar capres dan cawapres wajib berasal dari kader partai politik (parpol) dinilai keliru.
Alih-alih memperkuat demokrasi, wacana tersebut justru dianggap mempersempit lahirnya pemimpin di tengah krisis kepercayaan publik terhadap parpol.
Tidak ada komentar