Liputan6.com, Jakarta - Malaysia memutuskan tidak menggunakan vaksin AstraZeneca dalam program nasional imunisasi COVID-19. Faktor kecemasan dan keraguan publik terhadap vaksin ini yang menjadi alasan negara tetangga ini memilih tidak lagi menggunakan buatan Inggris ini.
Menteri Sains, Teknologi dan Inovasi Malaysia, Khairy Jamaluddin didampingi Menteri Kesehatan Malaysia Adham Baba mengatakan bahwa para pakar memang sudah menyampaikan mengenai manfaat vaksin AstraZeneca jauh lebih besar dibandingkan risiko kemungkinan terjadinya pembekuan darah. Namun, Malaysia memiliki sikap bahwa perlu memperhatikan kecemasan dan keraguan publik terhadap vaksin ini.
Tidak ada komentar