Liputan6.com, Jakarta - Lembaga wadah pemikir (think tank) Prasasti Center for Policy Studies menilai perlu penguatan langkah-langkah dalam menjaga pasokan pangan dan stabilitas kurs rupiah guna mengantisipasi pergerakan inflasi setelah laju kenaikan harga melewati level 3 persen pada Mei 2026.
Board of Experts Prasasti yang juga mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah menilai kenaikan inflasi perlu ditangani secara cepat dan tepat mengingat terjadi di tengah pelemahan nilai tukar rupiah dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.
Tidak ada komentar