Liputan6.com, Jakarta - Raksasa perbankan Standard Chartered menjadi perusahaan besar terbaru yang mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) seiring meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Mengutip BBC, ditulis Selasa (19/5/2026), perusahaan yang berkantor pusat di Inggris ini mengatakan akan memangkas lebih dari 15% atau sekitar 7.800 posisi di bagian administrasi internal atau back office pada 2030.
Tidak ada komentar