Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali berada dalam tekanan pada perdagangan Senin pagi (8/6/2026). Pada pembukaan perdagangan, mata uang Garuda tercatat melemah 71 poin atau 0,39 persen menjadi Rp 18.107 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp 18.036 per dolar AS.
Menjelang siang, rupiah terus mengalami tekanan. Pada pukul 10.50 WIB, dikutip dari Google Finance, rupiah terus mengalami tekanan ke level Rp 18.162 per dolar AS. Tak berbera jauh, dikutip dari kurs Bloomberg, rupiah berada di level Rp 18.168 per dolar AS.
Tidak ada komentar