Rupiah Diramal Betah di Rp 17.000 Meski BI Rate Turun

Rupiah Diramal Betah di Rp 17.000 Meski BI Rate Turun

Liputan6.com, Jakarta - Ketidakpastian global dan domestik masih membayangi pergerakan nilai tukar rupiah. Kondisi ini membuat ekonom memprediksi mata uang rupiah belum akan mampu menguat jauh dari level Rp 17.000 per dolar AS dalam waktu dekat.

Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menilai rupiah diperkirakan tetap bergerak di kisaran Rp 17.000 per dolar AS. Meski demikian, ia berharap nilai tukar masih dapat terjaga di bawah Rp 17.500 per dolar AS agar tidak memicu ekspektasi negatif di pasar.

Tidak ada komentar

Baca selengkapnya