Liputan6.com, Jakarta - Ekosistem ojek online (ojol) dan taksi online dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Hal tersebut terungkap dalam riset yang dilakukan Paramadina Public Policy Institute (PPPI) bersama Institute for Development of Economics and Finance (INDEF).
Kepala Pusat Makroekonomi INDEF, Rizal Taufikurahman, mengatakan dampak ekonomi yang dihasilkan ekosistem transportasi online mencapai 2,37 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atau setara sekitar Rp565 triliun.
Tidak ada komentar