Liputan6.com, Jakarta - Lembaga riset Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS) menilai ibadah kurban masih memiliki peran sosial yang besar, terutama dalam memperluas akses konsumsi protein hewani bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan. Namun, distribusi daging kurban dinilai belum merata sehingga manfaatnya belum sepenuhnya menjangkau daerah yang membutuhkan.
Peneliti IDEAS, Tira Mutiara, mengatakan ketimpangan distribusi tersebut menunjukkan perlunya perbaikan tata kelola penyaluran daging kurban agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.
Tidak ada komentar