Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah berhasil mencatat penguatan pada perdagangan Senin (1/6/2026) meski aktivitas pasar domestik berlangsung di tengah periode libur. Mata uang rupiah ditutup menguat ke level Rp 17.805 per dolar Amerika Serikat (AS), rebound setelah pada akhir pekan sebelumnya berada di posisi Rp 17.881 per dolar AS.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai penguatan rupiah kali ini tidak terlepas dari implementasi kebijakan baru terkait Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang mewajibkan dana hasil ekspor ditempatkan di perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Tidak ada komentar