Liputan6.com, Jakarta - India dan Amerika Serikat (AS) resmi menandatangani kerangka kerja sama strategis di sektor mineral kritis dan logam tanah jarang (rare earth). Kesepakatan tersebut mencakup kegiatan pertambangan, pengolahan, daur ulang hingga investasi yang terkait dengan rantai pasok mineral penting untuk industri teknologi masa depan.
Kesepakatan itu diteken oleh Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di New Delhi, Selasa waktu setempat.
Tidak ada komentar