Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah besar dalam reformasi tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) strategis nasional. Pemerintah memutuskan ekspor sejumlah komoditas utama seperti batu bara, kelapa sawit hingga ferro alloy akan dikonsolidasikan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia yang mendapat penugasan langsung dari negara.
Kebijakan tersebut tidak sekadar mengubah mekanisme administrasi ekspor. Pemerintah menilai langkah ini menjadi strategi penting untuk menjaga agar nilai ekonomi sumber daya alam Indonesia tidak terus mengalir ke luar negeri secara terselubung.
Tidak ada komentar