Liputan6.com, Jakarta - Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai rencana penerapan ekspor satu pintu melalui Danantara masih menyisakan sejumlah kekhawatiran bagi pelaku pasar.
Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan persepsi negatif di kalangan investor apabila tidak diimplementasikan secara transparan dan sesuai mekanisme pasar.
Tidak ada komentar