Liputan6.com, Jakarta - Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PKS, Andi Akmal Pasluddin, sangat menyayangkan pagu indikatif untuk Kementerian Pertanian (Kementan) yang berkurang pada tahun 2022 menjadi Rp 14,51 triliun. Pagu indikatif ini berdasarkan surat bersama pagu indikatif nomor S-361/MK.02/2021 dan nomor B.238/M.PPN/D.8/PP/04.02/04/2021.
“Mestinya anggaran kementan tetap di atas 30T seperti 10 tahun terakhir sebelum tahun 2020. Anggaran Kementan pernah mencapai antara 32 T hingga 33 T, itu belum subsidi pupuk yang angkanya bisa lebih besar. Mengingat sektor ini sangat produktif meski dalam kondisi pandemi termasuk dalam sejarah Indonesia, ketika krisis pun sektor pertanian sangat bertahan”, jelas Akmal dalam keterangannya pada Senin (7/6/2021).
Tidak ada komentar