Liputan6.com, Jakarta Business Support Project Leader PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Danang Saleh, mengatakan pasokan listrik dan uap sangat penting untuk Blok Rokan sebagai tulang punggung produksi minyak nasional. Pasalnya, Blok Rokan saat ini menyumbang lifting minyak sekira 22 persen dengan produksi berkisar 160 - 170 ribu barel per hari.
Wilayah kerja Blok Rokan setidaknya membutuhkan pasokan listrik 400 MW dan uap 335 MBSPD. Untuk memastikan pasokan tersebut terpenuhi, PHR telah melakukan penandatanganan jual beli listrik dan uap dengan PT PLN (Persero) pada 1 Februari 2021.
Tidak ada komentar