Liputan6.com, Jakarta - Bank Dunia memberikan pinjaman USD 500 juta atau setara dengan Rp 7,19 triliun (estimasi kurs 14.395 per dolar AS). Pinjaman ini diberikan dalam rangka memperluas upaya Indonesia untuk menanggapi berbagai ancaman akibat COVID-19, memperkuat kesiapsiagaan sistem kesehatan, serta mendukung program vaksinasi gratis pemerintah.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pendanaan baru ini menggunakan pendekatan berbasis hasil untuk mendorong penggunaan sistem Pemerintah, dan menambah pendanaan sebelumnya yang telah digunakan untuk mendukung meningkatkan kapasitasnya dalam hal isolasi pasien. Selain itu digunakan juga untuk ketersediaan tempat perawatan kritis, kapasitas pengujian, serta memperkuat komunikasi risiko publik, pengawasan, dan kesiapsiagaan menghadapi pandemi.
Tidak ada komentar